Monday, April 14, 2014

Paulo Oktavianus Sitanggang Absen Tak Ikuti Ujian Nasional

Paulo Oktavianus Sitanggang (kanan) - Kompas
Seputar Timnas - Pemain tim nasional Indonesia (U-19) Paulo Oktavianus Sitanggang tidak hadir atau absen mengikuti ujian nasional (UN) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Pahlawan Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin.

"Kami sudah memberikan dispensasi kepada Paulo karena yang bersangkutan mengikuti rangkaian pertandingan U-19 di Arab Saudi," kata Kepala SMA Pahlawan Jember Wisnu Murti.

Timnas Indonesia U-19 yang dilatih oleh Indra Sjafri menghadapi Uni Emirat Arab (UAE) U-19 di Stadion UEA FA, Abu Dhabi, pada Senin (14/4) pukul 19.45 WIB.

Menurut dia, Paulo tercatat sebagai siswa jurusan IPA di SMA Pahlawan Jember, namun yang bersangkutan sudah beberapa hari mengikuti rangkaian pertandingan di Uni Emirat Arab dan tidak bisa mengikuti UN hari ini hingga Rabu (16/4).

"Kemungkinan Paulo akan mengikuti UN susulan pada 22--25 April 2014 karena yang bersangkutan dikabarkan tiba di Tanah Air pada 17 April 2014," tuturnya.

Jumlah peserta UN di SMA Pahlawan sebanyak 108 siswa dengan rincian peserta jurusan IPA sebanyak 48 siswa dan sisanya jurusan IPS, kemudian pengawas ruangan yang menjaga UN berasal dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jember, dan jumlah pengawas satuan pendidikan dari Universitas Jember sebanyak dua orang.

"Alhamdulillah semua peserta bisa hadir mengikuti UN hari pertama, kecuali Paulo yang mengikuti turnamen di Arab Saudi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP dan SMA Dinas Pendidikan Jember, Tatang Priyanggono mengatakan sebanyak 21.031 siswa SMA atau sederajat mengikuti UN di Kabupaten Jember.

"UN juga diikuti peserta dari Kejar Paket C yang diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar 500 peserta yang tersebar hampir merata di 31 kecamatan dan jumlah peserta UN di Jember merupakan terbanyak kedua di Jatim, setelah Kota Surabaya," paparnya.

Ia berharap pelaksanaan UN tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya dan semua siswa mendapat hasil yang memuaskan dan menembus prestasi nasional, serta yang paling penting bagi Dindik Jember yakni semua siswa bisa lulus 100 persen.[antara]