Tuesday, March 11, 2014

Pertandingan Timnas U-19 Dihentikan, Suporter Bentrok dengan Polisi

Foto Bolanet
Seputar Timnas -  Dihentikannya laga antara Timnas Indonesia U-19 melawan Persiba Balikpapan U-21 membuat ribuan suporter kecewa. Bahkan suporter sempat terlibat bentrok dengan anggota polisi di Stadion Parikesit, Balikpapan, Senin 10 Maret 2014.

Laga Tur Nusantara antara Timnas U-19 melawan Persiba U-21 harus dihentikan pada menit ke-22 menyusul padamnya lampu Stadion Parikesit. Usaha pihak penyelanggara untuk menyalakan kembali lampu stadion pun gagal, hingga akhirnya laga Timnas U-19 melawan Persiba U-21 dihentikan.

Keputusan panitia untuk menghentikan pertandingan sepertinya tidak bisa diterima suporter yang sudah mendatangi Stadion Parikesit. Ribuan suporter memilih bertahan di stadion dan menuntut pertandingan untuk kembali digelar. Bahkan sejumlah tempat duduk di Stadion Parikesit dibakar suporter sebagai bentuk protes.

Bentrokan kemudian mulai terjadi ketika polisi berusaha membubarkan suporter. Akibatnya puluhan suporter dan sejumlah anggota polisi mengalami luka-luka.

"Saya luka gara-gara polisi ini, kacamata saya sampai pecah. Badan saya semua memar, saya tidak mau dipukul seperti ini. Siapa yang mau tanggung jawab ini? Saya tidak mau macam-macam, saya ke sini hanya mau nonton pertandingan," ujar salah satu suporter, Rahman.

Sebagian besar penonton menuntut agar pihak panitia mengembalikan uang tiket pertandingan yang berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu. Pihak panitia sendiri berencana untuk menggelar ulang pertandingan Timnas U-19 melawan Persiba U-21, usai tim Garuda Jaya menghadapi Mitra Kukar U-21 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin 17 Maret 2014.

Saat laga dihentikan pada menit ke-22, Timnas U-19 sedang dalam posisi memimpin berkat gol Muchlis Hadi Ning Syaifullah pada menit ke-15.[viva]