Wednesday, March 19, 2014

Indra Sjafri Tolak Ikuti Kampanye Parpol

Indra Sjafri - Liputan6
Seputar Timnas - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menolak jika ditawari untuk mengikuti kampanye salah satu partai politik. Pelatih 51 tahun itu mengaku tidak tertarik berkecimpung di dunia politik.

Masa kampanye terbuka telah dimulai sejak 16 Maret 2014 lalu, dan akan berakhir pada 5 April mendatang. Sudah menjadi rahasia umum kalau hampir seluruh partai politik menggunakan sosok terkenal saat melakukan kampanye. Mulai dari aktris, penyanyi hingga atlet.

Belakangan, semakin banyak mantan atlet yang berkecimpung di dunia politik. Mulai dari Yayuk Basuki (tenis), Moreno Soeprapto (balap), Pino Bahari (tinju) hingga ke mantan pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, ramai-ramai mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Keberadaaan Timnas U-19 juga sempat dimanfaatkan salah satu calon anggota legislatif (caleg) jelang pertandingan melawan PSIS Semarang, 14 Februari 2014 lalu. Ketika itu, dalam tiket pertandingan Timnas U-19 melawan PSIS terdapat foto sang caleg.

Indra mengaku tidak latah untuk berkecimpung di dunia politik. Mantan pemain PSP Padang itu juga mengatakan akan menolak jika ada tawaran mengikuti kampanye salah satu partai politik.

"Jadi juru kampanye? Saya tidak mau. Nanti Timnas U-19 akan terbengkalai. Lagipula, politik bukan bidang saya. Belum ada tawaran politik. Apa pun itu kondisinya saya tetap ingin di dunia sepakbola," tegas Indra.

Indra juga akan menerapkan peraturan yang ketat untuk para pemainnya. Dengan demikian, Evan Dimas dan kawan-kawan bisa tetap fokus dalam menjalani masa latihan dan tidak terpengaruh dengan tawaran di luar kewajiban mereka. "Fokus kami adalah lolos ke Piala Dunia U-20," tegas Indra.[viva]