Thursday, March 20, 2014

Fachri Husaini Tangani 2 Timnas Sekaligus

Fachri Husaini - IST
Seputar Timnas - Tokoh sepak bola asal Aceh, Fachri Husaini (48), meminta doa seluruh masyarakat Indonesia ketika ditunjuk PSSI menangani dua Timnas Indonesia sekaligus. Ia ingin amanah demi mengakomodir seluruh potensi anak berbakat di Tanah Air.

"Mohon doa agar saya mendapatkan kekuatan lahir batin termasuk amanah melaksanakan tugas ini," kata Fachri, Rabu (19/3/2014) siang.

Badan Tim Nasional (BTN) selaku pengelola timnas, mengumumkan Fachri sebagai pelatih tim usia 14 tahun (U-14) dan U-17, Selasa (18/3/2014) sore. Di U-14, ia bakal dibantu Yeyen Tumena sedangkan di U-17 ia didampingi Rasiman.

Fachri merupakan satu dari empat kandidat selain Maman Suryaman, Kibnu Harto, dan Daud Joko Ganafianto yang diproyeksikan menangani timnas kelompok usia muda. Mereka sudah mempresentasikan programnya di hadapan jajaran pengurus BTN pada 13-20 Februari lalu.

Presentasi tidak dilakukan satu per satu. Melainkan digabung. Hal ini dilakukan karena mereka berempat memang diplot sebagai pelatih timnas. Dalam seleksi, BTN melibatkan panelis berisi jajaran pelatih kepala timnas dan mantan pelatih timnas seperti Sutan Harhara, Indra Sjafri, Aji Santoso, Alfred Riedl, Benny Dolo, Jacksen F. Tiago, serta Rahmad Darmawan.

Mereka inilah yang memberi masukan kepada BTN terkait kelebihan dan kekurangan masing-masing kandidat pelatih. Sebelumnya BTN menunjuk Fachri sebagai pelatih timnas U-14, ia akan didampingi salah satu dari tiga nama yang lain.

Namun, karena Fachri dipercaya menangani dua timnas sekaligus, kandidat lain yaitu Kibnu Harto Slamet, Maman Suryaman dan Daud Joko Ganafianto akan terlibat dalam kegiatan-kegiatan Direktorat Teknik dan Pengembangan Sepak Bola PSSI.

Tugas pertama Fachri adalah mendampingi Indonesia U-14 ketika berpartisipasi di turnamen Jenesys 2.0 Japan-ASEAN U-14, di Osaka, Jepang, pada 1 hingga 9 April 2014. Rencananya, tim akan menggelar latihan pertama di Lapangan PSSI, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2014) pagi

"Sudah ada 17 pemain yang terdata untuk dibawa ke Jepang. Tapi latihan baru akan dimulai akhir pekan ini karena mereka masih harus menjalani ujian di sekolah masing-masing," tutur Yeyen Tumena.

Sedangkan untuk skuad Indonesia U-17, baru dibentuk setelah lebaran 2014. Rasiman sudah ditugaskan untuk melakukan pemantauan calon pemain.[tribun]