Tuesday, February 4, 2014

Tahun Depan, 10 Tim Eropa Akan Datang ke Indonesia

Ilustrasi - IST
Seputar Timnas -  Kabar baik bagi pecinta sepakbola di Indonesia. Pada tahun 2015 kemungkinan akan ada banyak klub ternama Eropa ataupun tim nasional papan atas yang bakal berkunjung ke tanah air.

Salah satu promotor olahraga di Indonesia, Tio Nugroho, memperkirakan tahun 2015 bakal menjadi tahun yang menyenangkan bagi penggemar sepakbola di tanah air. Klub-klub Eropa akan berbondong-bondong datang selama musim panas.

"Musim panas ini nampaknya tidak akan terlalu banyak klub yang datang karena ada Piala Dunia. Tapi, 2015 kayanya bakal banyak banget yang datang. Saya dapat bocoran mungkin 10 tim yang akan datang. Kalo dari kami (Sport10 Events) akan ada dua. Ada juga tim nasional yang akan datang," papar Tio tanpa mau merinci tim mana yang akan didatangkan.

"Nanti akan ada klub melawan klub, tapi tentunya ada tambahan pemain timnas. Hal ini akan lebih menjual ke televisi dan sponsor. Selain itu juga membuat kekuatan klub yang bertanding menjadi lebih kuat," lanjut saat ditemui di acara beIN Sports.

Beberapa klub ternama Eropa sudah ditemui oleh Sport10 Events antara lain Paris Saint Germain, AS Monaco, Manchester City, Juventus, AC Milan hingga Bayern Munchen.

"Kita pendekatan ke Italia, Juventus sama Bayern Munchen. Mendatangkan Juve dan Muenchen lebih memungkinkan ketimbang Barcelona. Angkanya rahasia, namun dibawah Rp 75 miliar," sambung presenter acara olahraga itu.

Diantara klub-klub tersebut, City yang lebih mudah untuk didatangkan. Persyaratan yang diminta mereka tak terlalu banyak karena tidak memprioritaskan uang.

"City menawarkan harga murah kepada Indonesia karena mereka hanya menginginkan pasar di Indonesia. Mereka ingin merebut pasar Manchester United dan Liverpool. Mereka tak mencari uang. Kita tak perlu memikirkan akomodasi karena mereka punya pesawat sendiri."

Usaha promotor di Indonesia untuk mendatangkan klub sepakbola Eropa lebih mudah sejak suksesnya kunjungan Inter Milan, Valencia, Arsenal, Chelsea dan Liverpool. Tio mengaku sempat menemui kesulitan merayu tim-tim Eropa datang ke Indonesia setelah Manchester United batal berkunjung pada tahun 2009 akibat ledakan bom.[liputan6]