Friday, February 21, 2014

Kontra Tim Pra PON Jatim, Timnas U-19 Bukan Superhero

Timnas U-19 - IST
Seputar Timnas - Timnas U-19 akan melanjutkan kiprahnya dalam Tur Nusantara. Kali ini, Garuda Jaya akan berhadapan dengan Tim Pra PON Jawa Timur. Duel ini akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat malam, 21 Februari 2014. 

Sejauh ini, timnas U-19 telah melewati enam uji coba. Empat laga pertama berhasil dimenangkan, namun dua laga terakhir berakhir dengan hasil imbang. 

Meski demikian, Pelatih Garuda Jaya, Indra Sjafri, membantah performa pasukannya dianggap menurun. Dia juga berang saat banyak pihak menilai strategi dan taktik yang diterapkan Garuda Jaya sudah terbaca tim-tim lawan. 

"Siapa bilang menurun?" kata Indra. "Ini adalah periode uji coba dan di sinilah kekurangan tim diperbaiki dan kelebihan tim akan ditingkatkan. Kami tidak asal buat program," beber Indra saat dihubungi Jumat, 21 Februari 2014.

Menurut Indra, masyarakat sebaiknya mendukung, menikmati, dan mendoakan timnas U-19. "Jangan bicara dengan perasaan karena kami saat ini sedang membangun sebuah rumah yang tidak bisa secara instan langsung jadi," tutur Indra.

Mantan pelatih PSP Padang itu juga mengatakan timnas U-19 bukan superhero yang tidak punya kelemahan. Indra pun meminta masyarakat bersabar karena pihaknya sedang menata Garuda Jaya. 

"Setiap tim pasti ada kelemahan, termasuk klub besar seperti Barcelona. Intinya masyarakat harus sabar karena kami, tim pelatih, sedang menata semuanya," sambung pria 51 tahun tersebut.

Bongkar Pasang

Sementara itu, Tur Nusantara yang berjalan saat ini merupakan rangkaian persiapan timnas U-19 sebelum tampil di Piala Asia U-19, 2014. Turnamen ini akan digelar di Myanmar, Oktober mendatang. 

Selama Tur Nusantara, Indra beberapa kali melakukan perubahan terhadap komposisi timnya. Saat melawan Persijap Jepara U-21 contohnya. Dalam duel ini, Indra memilih untuk memadukan muka-muka lama dengan pendatang baru. 

Contohnya adalah duet di lini belakang yang biasa diisi oleh Sahrul Kurniawan dan Hansamu Yama Pranata, diubah komposisinya oleh tim pelatih. Ketika itu Sahrul diduetkan dengan Ryuji Utomo.

Di lini tengah juga demikian. Muhammad Hargianto saat itu tidak bekerja sama dengan Evan Dimas dan Zulfiandi. Hargi --sapaan Hargianto-- justru mengontrol permainan lini tengah bersama Paulo Sitanggang dan Hendra Sandi Gunawan.

"Ini kan proses pembentukan tim. Banyak pemain baru yang diturunkan di beberapa laga kemarin masih belum konsisten penampilannya. Mereka masih butuh jam terbang lebih banyak lagi. Dengan program yang sudah ada, saat ini kami masih ingin mencari komposisi tim terbaik," kata Indra.[viva]