Thursday, February 6, 2014

Indra Sjafri: Tiru Barca? Ini Gaya Main Anak Indonesia

Skuad Timnas - IST
Seputar Timnas - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, membantah timnya mengembangkan pola tiki-taka yang sangat akrab dengan Barcelona. Menurutnya, ini gaya yang cocok dengan pemain Indonesia.

Dalam dua laga pertama Tur Indonesia, timnas U-19 tampil begitu dominan dalam penguasaan bola. PSS Sleman ditekuk 1-3 dan klub Liga Super Indonesia (ISL), Persiba Bantul, menyerang 0-2.

Menurut Indra, tak ada perubahan gaya bermain dalam timnya jelang Piala Asia U-19. "Garuda Jaya" tetap dengan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki.

Gaya ini mirip dengan yang dikembangkan Barcelona era Pep Guardiola. Namun, hal itu disanggah oleh Indra.

"Kalau mau main bola harus dengan bola, Kalau mau memenangkan pertandingan harus kuasai bola itu sendiri. Untuk itu kedepan akan kita terapkan hal yang sama," ujar Indra.

"Jadi cara bermain kita seperti dan jangan dinamakan niru-niru gaya Barcelona karena itu tidak ada. Itu cara bermain orang Indonesia yang dapat dimainkan oleh orang Indonesia," lanjutnya di Stadiun Sultan Agung, Bantul, DIY, Rabu 5 Februari 2014

Setelah melakoni dua laga ujicoba dengan tim lokal Yogyakarta, Indra memberikan tanda ingin dapat lawan yang lebih berat. Pelatih asal Padang itu ingin tim asuhannya belajar keluar dari tekanan di atas lapangan.

"Kalau bisa, saya ingin bertemu dengan tim yang memiliki tekanan lebih tinggi terhadap anak -anak. Sehingga mereka dapat belajar keluar dari tekanan yang tinggi tersebut," imbuhnya.

Di lain pihak, Persiba tetap puas meski kalah dua gol tanpa balas. Menurut pelatih, Sajuri Sahid, laga lawan timnas U-19 akan menjadi pelajaran berharga buat timnya yang didominasi pemain-pemain Persiba U-21.

"Kekalahan 0-2 atas Timnas U-19 merupakan hal yang bagus. Pemian kita yang kategori U-21 seperti Suni, Romi, Rico, Heru Kuswanto sudah menunjukkan permainan bagus," tambah Sajuri dalam jumpa pers.[viva]