Thursday, February 27, 2014

Indonesia Bisa Tembus Level Dunia, Ini Syarat dari Nurdin Halid

Nurdin Halid - IST
Seputar Timnas - Persepakbolaan Indonesia berpeluang tampil ke pentas dunia dengan syarat pengelolaan manajemen dan tim nasional tidak diintervensi kepentingan politik. Demikian syarat yang dilontarkan mantan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.

Nurdin Halid yang sudah cukup lama absen dari kancah persepakbolaan Tanah Air, melihat saat ini, ada tanda-tanda kemajuan dunia sepakbola Indonesia. Hal itu merujuk lunturnya perbedaan sikap, ego masing-masing kubu yang sempat menggoyahkan tubuh organisasi dengan dualisme PSSI, beberapa waktu lalu.

"Sekarang PSSI telah menuju ke pelaksanaan program yang pernah dicanangkan 8 tahun silam," tegas Nurdin usai penutupan Rakernas Dekopin di Kuta, Bali, Kamis (27/2/2014).

Program yang dijalankan PSSI saat ini dinilainya merupakan rintisan semasa dirinya menjabat Ketum PSSI. Hampir tidak ada perubahan signifikan, dan menurutnya hal itu sudah benar karena organisasi tidak boleh tergantung dengan ketua umumnya.

Kelanjutan atau konsistensi program, kata dia, merupakan hal penting. Keberadaan liga profesional sekarang dengan mempertahankan Badan Liga Indonesia dan Badan Tim Nasional terus berkembang.

Liga kelompok usia 19 tahun paling sangat menjanjikan karena merupakan produk pembinaan jaman dahulu yang cukup bagus. Apalagi dengan pelatih nasional andal seperti Indra Sjafri, dia meyakini bisa menggapai pentas dunia yang sempat dicanangkan Nurdin dan mantan pengurus PSSI lainnya.

"Tanda-tanda menuju pentas dunia mulai kelihatan. Pengurus harus kompak, tidak boleh ada intervensi politik, cukup saya saja yang alami, itu sangat pahit," kata Ketua Umum Dekopin itu.

Dari sisi prestasi olahraga sepakbola, menurut Nurdin belum seperti yang diimpikan. Namun dari sisi pengelolaan manajemen kompetisi sekarang semakin hari semakin baik. Demikian juga dengan pengelolaan tim nasional sudah semakin bagus dan pemerintah memberi perhatian yang baik.

"Jaman saya dahulu tidak, Menpora malah benci PSSI," tukasnya.[okezone]