Tuesday, February 11, 2014

Duel Timnas U-19 vs Pra PON Jateng Diwarnai Insiden Penusukan Suporter

Skuad Timnas U-19 - Antara
Seputar Timnas - Pertandingan Timnas U-19 vs Pra PON Jateng diwarnai penusukan di depan pintu masuk Stadion Manahan. Sabar Kasmir, 47, warga Mranggen, Demak, Senin (2/10/2014) pukul 19.30 WIB dilarikan ke RS Brayat Minulyo Solo. Warga Demak itu terkena luka tusukan di bagian perut. Lokasi kejadian di depan pintu masuk B6 Stadion Manahan Solo.

Pejabat Humas RS Brayat Minulyo, Gita, dimintai konfirmasi Radio Solopos FM, Senin malam mengatakan Sabar masuk ke rumah sakit tersebut pada pukul 19.58 WIB. “Sabar diterima di rumah sakit dengan luka tusuk di bagian perut. Saat ini pasien sudah mendapat penanganan medis. Beberapa petugas polisi juga telah ada di Brayat,” katanya.

Sabar Kasmir yang beralamat di Karangsono RT 007/RW 002 Mranggen, Demak dengan luka tusuk di bagian perut sebelah kanan kurang lebih 3 cm. Diduga korban ditusuk menggunakan kater.

Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Sis Raniwati, dihubungi Solopos.com dalam live report Solopos FM, pukul 21.15 WIB, mengatakan saat itu korban bersama teman-temannya sedang bersenderan di pohon sekitar HIK depan pintu masuk Stadion Manahan. “Lokasi kejadian di luar Stadion Manahan. Tiba-tiba korban ditusuk dan pelaku melarikan diri. Petugas kami beserta beberapa masyarakat langsung memberi pertolongan pertama dan membawa korban ke rumah sakit,” katanya.

Sis Raniwati mengatakan hingga kini belum diketahui motif dan pelaku penusukan. Pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi yang merupakan teman-teman korban.

“Kami juga belum dapat informasi apakah korban ini suporter Timnas ataukah Pra PON Jateng,” ujarnya.

Disebutkan dia, sebanyak 300-an polisi bertugas menjaga keamanan baik di dalam maupun luar stadion. Ada sekitar 1.000-an penonton yang tertahan di luar Stadion Manahan karena kehabisan tiket. Tribun di Stadion Manahan dipenuhi oleh suporter.

“Jadi ini banyak penonton yang di luar Manahan. Mereka kehabisan tiket, karena banyak yang belum tahu juga ada pertandingan Timnas di sini. Kami yang jelas tetap berjaga demi keamanan,” ujarnya.

Insiden penusukan yang menimpa warga Demak tersebut hingga babak pertama berakhir, tak berpengaruh terhadap jalannya pertandingan.[solopos]