Wednesday, February 12, 2014

Apung Widadi Siap Hadapi Somasi PSSI

PresCon Apung Widadi [SOS] dikantor Kontras - Twitter
Seputar Timnas - Apung Widadi, aktivis Save Our Soccer (SOS), tidak akan lari dari somasi yang disampaikan Direktorat Hukum PSSI. Tapi, Apung belum bisa menanggapi lantaran sampai detik ini belum menerima salinan  somasi yang katanya diajukan PSSI.

“Saya masih ada di sini dan tetap istiqomah untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik. Kotak pos di rumah saya masih kosong. Tak ada surat yang masuk dari PSSI. Jadi, apa yang mau saya tanggapi?” ujar Apung melalui rilis yang seperti dikutip dari bolaskor.com di Jakarta, Rabu (12/2).

Bersama Save Our Soccer (SOS), Apung dikenal sebagai aktivis yang sangat kritis terhadap PSSI. Ini merupakan bentuk kecintaannya terhadap sepak bola nasional. Tujuannya, demi kemajuan sepak bola Indonesia. Karena itu Apung sangat serius mencermati perjalanan sepak bola Indonesia. Bersama rekan-rekannya ia sudah mewakafkan diri untuk ikut ambil bagian menggulirkan reformasi sepak bola nasional. Bukan untuk siapa-siapa. Tapi, untuk bangsa Indonesia.


Sebelumnya, PSSI melalui Direktorat Hukum Aristo Pangaribuan, telah melayangkan somasi kepada Apung Widadi. Langkah itu dilakukan PSSI terkait pernyataan Apung melalui Forum Diskusi Suporter Sepakbola Indonesia (FDSI) di media sosial Facebook: 

“Kasihan ya Timnas U-19, pendapatan dari hak siar SCTV senilai Rp16 Miliar diputar LNM untuk membiayai Persebaya palsu.” LNM merupakan inisial dari La Nyalla Mattalitti, Wakil Ketua Umum PSSI yang juga Ketua Badan Tim Nasional (BTN).


“PSSI merasa dituduh secara institusi karena timnas U-19 berada di bawah yurisdiksi PSSI melalui Badan Tim Nasional. Jangan salah kira, ini semata-mata bukan atas nama pribadi La Nyalla, tapi PSSI. Ini dapat merusak citra PSSI,” kata Aristo.[bskr]