Monday, January 6, 2014

Pandangan Riedl Beda Soal Skuad Garuda

Alfred Rield - IST
Seputar Timnas - Setiap pelatih memiliki gaya tersendiri dalam memimpin tim. Dan itu tergambar dari apa yang diterapkan Alfred Riedl sebagai suksesor Jacksen F Tiago di tim nasional (timnas) senior Indonesia. Jika Jacksen, tidak takut mempercayakan muka-muka baru di skuad Garuda, julukan timnas Indonesia, Riedl memiliki pandangan sendiri soal komposisi skuad yang ditukanginya nanti.

Riedl memang kembali dipercaya PSSI untuk membesut Boaz Salossa dkk. Aroma berbeda pun mulai ditunjukan pelatih kelahiran Vienna, Austria, 64 tahun silam tersebut. Riedl sepertinya akan kembali memberikan porsi kepada para veteran timnas Indonesia dalam skuadnya nanti.

Jika Jacksen mulai meninggalkan pemain-pemain lawas seperti Firman Utina, Hamka Hamzah, Ponaryo Astaman, dan Bambang Pamungkas di skuadnya, tidak begitu dengan Riedl. Dirinya menegaskan, siap kembali mempercayai skuad yang dibentuknya saat Piala AFF 2010 lalu. Di mana saat itu, Garuda duduk sebagai runner up di bawah Malaysia.

“Saya akui, jika banyak muka-muka baru di timnas Indonesia saat ini. Tapi sepertinya, kami akan melanjutkan kerja yang sudah dibangun pada tahun 2010 lalu,” ungkap Riedl, seperti dilansir fifa.com.

Riedl sendiri akan menjalani pekerjaan perdananya, saat memimpin timnas Indonesia menjalani laga pamungkas Pra Piala Asia (PPA) 2015 Grup C. Skuad Garuda yang sudah terlempar dari persaiangan, akan menjalani laga terakhir dengan dijamu Arab Saudi, 6 Maret mendatang, di Prince Abdullah al-Faisal Stadium, Jeddah.

Di sini Riedl memang hanya melanjutkan tugas Jacksen. Karena target yang dibebankan kepada pelatih berusia 64 tahun tersebut adalah, bisa mengantar skuad Garuda menjuarai Piala AFF 2014. Jika kembali gagal, bukan tidak mungkin mantan pelatih Vietnam tersebut akan kembali terdepak untuk kedua kalinya.

Sebelum membentuk tim, Riedl dan jajarannya dijadwal memantau turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014, 10-25 Desember mendatang. Turnamen itu dinilai jadi ajang pemantauan yang ideal, karena rencananya akan diikuti oleh 22 kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.

“Kalau saya sendiri masih menunggu penugasan akan memantau pertandingan-pertandingan di zona mana. Tapi yang pasti saya berharap, panpel (penitia pelaksana) IIC 2014 harus paham, jika ada tim pemantau dari timnas. Jangan sampai tidak ada kordinasi,” ungkap Widodo C Putra, yang kembali dipercaya Riedl sebagai asistennya.[okezone]