Monday, January 27, 2014

Gavin Kwan Adsit "Samperin" Latihan Timnas U-19

Gavin berkunjung ke TC Timnas - GOAL
Seputar Timnas - Ada pemandangan yang menarik pada sesi latihan timnas Indonesia U-19 pada Senin (27/1) petang. Karena pada latihan kali ini hadir pula Gavin Kwan Adsit, yang merupakan salah satu pemain yang juga pernah dilatih Indra Sjafri.

Namun kedatangan Gavin kali ini bukan untuk berlatih bersama tim Garuda Jaya. Tapi lebih kepada ingin mengunjungi rekan-rekannya yang pernah berjuang bersama membawa timnas U-18 juara di turnamen HKJC di Hong Kong, Februari 2013.

"Saya masih liburan, dan hari Minggu (2/2) besok sudah berangkat ke Jerman. Soalnya tanggal 20, Liga sudah dimulai," ucap pemain yang pada musim ini akan memperkuat klub Jerman Niendorfer TSV itu, seperti dilaporkan reporter Goal Indonesia Ahmad Reza Hikmatyar.

"Semuanya saya ingin bertemu seperti Evan Dimas misalnya. Teman akrab saya sendiri si Putu Gede, soalnya saya dari kecil sama dia. Main bola bareng, di satu SSB. Dari kecil saya satu klub sama dia," lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Gavin juga mencoba mengurai kembali benang kusut antara dirinya dengan Indra. Maklum, hingga saat ini kerap bergulir pemberitaan panas tentang dirinya dan Indra, lantaran pelatih asal Padang itu tidak memanggilnya kembali ke timnas U-19.

"Saya sudah bicara dan coach Indra meminta komitmen penuh selama setahun, serta saya harus memilih. Saya ingin keduanya, tapi tidak bisa. Karena dari kecil saya mau main di Eropa. Peluang yang harus saya ambil karena tidak datang dua kali," tutur Gavin.

Namun demikian, pemain berdarah Amerika Serikat ini juga tetap berhasrat untuk memperkuat timnas ke depannya. Di samping itu, dia juga telah meminta maaf kepada Indra lantaran tidak bisa memenuhi keinginan pelatih berusia 50 tahun itu untuk komitmen bersama timnas U-19 dalam kurun waktu hingga setahun ke depan.     

"Coach masih kasih kesempatan ke saya, tapi saya sudah jadwalkan ke Jerman di hari Minggu ini. Mungkin untuk timnas U-19 masih belum bisa. Saya sudah berkomunikasi dengan coach, mudah-mudahan ke depan saya bisa kembali bergabung ke timnas," tutup pemain kelahiran Bali, 5 April 1996 ini.  [goal]