Sunday, January 19, 2014

Cristian Gonzales : Saya Sudah Bela 'Timnas', Karena Arema Adalah 'Timnas'

Cristian Gonzales - IST
Seputar Timnas - Sejauh ini baru satu gol yang diciptakan Cristian Gonzales di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014, tetapi perannya untuk Arema Cronus tak bisa ditepikan begitu saja.

Seperti ada perubahan gaya main Gonzales melihat dari penampilanya di ajang pramusim yang diikuti Arema selama 20 hari terakhir. Peran sebagai penyelesai peluang yang ulung masih dijalankannya. Terbukti dengan sumbangan hat-trick ke gawang Army United.

Peran lain sebagai pembagi bola dan pemberi umpan pun dijalankan Gonzales dengan baik. Tidak percaya? Tanyakan saja kepada Samsul Arif atau Alberto Goncalves. Gonzales mengakui ada instruksi khusus dari pelatih tentang peran barunya, meski dia tidak merasa ada perubahan berarti terhadap gaya bermainnya saat ini.

"Tidak juga, saya masih striker. Tetapi di Arema kini saya [bermain] di depan dan mendapatkan suplai bola dari sisi kanan dan kiri. Pelatih ingin agar saya rajin bergerak dan cepat mengumpan," ujar penyerang 37 tahun ini kepada koresponden Goal Indonesia Ahsani Takwim, Sabtu (18/1) petang.

Tak pelak fungsi baru Gonzales memikat perhatian pelatih timnas Alfred Riedl. Dalam satu kesempatan pelatih asal Austria itu memuji kemampuan Gonzales menjadi pengumpan sehingga menghidupkan permainan rekan-rekannya. Riedl bahkan tidak menampik kemungkinan memanggil lagi Gonzales ke timnas Indonesia.

Namun, Gonzales bersikap relaks terhadap rencana membela Timnas. Bahkan disebutkannya pula kalau saat ini dia sudah bermain untuk "timnas" dalam versi yang lain.

"Saya selalu senang kalau ada orang yang membicarakan peluang saya untuk masuk timnas," imbuh penggondol empat kali sepatu emas liga Indonesia ini.

"Saat ini saya sudah membela 'timnas', Arema adalah 'timnas'. Kami bulan depan sudah bermain di AFC Cup melawan Malaysia [Selangor FA]. Saya kira susunan pemain Arema saat ini sudah seperti timnas Indonesia."

"KTP saya sudah Indonesia. Saya senang apabila dipanggil lagi, namun saat ini konsentrasi saya masih untuk Arema. Saya main sebagus mungkin dan mungkin nanti jika bagus juga dipanggil. Alfred pelatih yang fair."

Gonzales menyatakan diri siap bersaing dengan para pemain depan Indonesia lainnya jika pemanggilan Riedl terwujud kelak. Barangkali tidak sedikit yang membayangkan seperti apa kualitas serangan Indonesia jika duet Gonzales dan Sergio van Dijk dimainkan.

"Semua pemain berkesempatan untuk bermain. Saya bukan tipe yang suka memilih pasangan bermain. Semua pemain jika dipasangkan dengan saya, saya akan coba bermain sebagus mungkin. Van Dijk pemain bagus. Saya kenal dia meski tidak akrab," timpal Gonzales.

Di kesempatan yang terpisah, asisten pelatih timnas Widodo C Putro menyiratkan pemanggilan Gonzales tinggal menunggu waktu.

"Dia bermain bagus, sekarang grafiknya sedang meningkat," tukas Widodo, yang hadir mengamati langsung pertandingan babak delapan besar IIC di Malang, kepada koresponden Goal Indonesia Asad Arifin.

"Dia punya motivasi bermain yang tinggi. Rekomendasi ke timnas pasti kami berikan."

Gonzales mencatat 19 caps dan mengoleksi 11 gol untuk Merah-Putih. Kali terakhir dia memperkuat Indonesia terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 2014, 2011 lalu.[goal]