Saturday, January 18, 2014

4 Pemain 'Mewah' Masih Kuasai Lini Tengah Timnas U-19

Timnas U-19 - Kompas
Seputar Timnas - Pelatih fisik plus timnas Indonesia U-19 Nur Saelan menyebut lini tengah masih 'dikuasai' kuartet pemain mewah. Mereka adalah Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Muhammad Hargianto, atau Paulo Oktavianus Sitanggang. 

Perlu usaha ekstra bagi pelapis untuk mendongkel kemapanan mereka. Evan, Cole -panggilan Zulfiandi-, Hargi, dan Paulo merupakan tulang punggung saat Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF dan memuncaki fase grup G Pra Piala Asia U-19, tahun lalu.

Mereka ibarat mesin penggerak timnas U-19. Konstan menjaga kestabilan irama tim. Pada pelatnas tahap pertama di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2013 hingga 6 Januari 2014, nama mereka masih berada dalam deretan pemain dengan daya tahan paling tinggi.

Tolak ukurnya hasil tes fisik, Sabtu (4/1/2014) pagi. Pelatih fisik plus timnas U-19 Nur Saelan menyatakan, Evan, Hargi, Cole, dan Paulo masih yang terbaik dalam ukuran VO2 max yaitu di kisaran 63. Tetapi Nur Saelan menggaris bawahi ukuran VO2 max tidak otomatis menjamin kemenangan sebuah tim.

"Jika VO2 max bagus tetapi tidak ditunjang dengan visi bermain, sama saja. Mereka hanya akan kuat lari-lari mengejar bola tetapi tidak pandai memainkannya. Nah, disinilah empat gelandang tadi punya kelebihan," kata Nur Saelan.

"VO2 max mereka oke dan ditunjang dengan kemampuan teknik individu, mental, serta pemahaman strategi. Tugas saya sekarang adalah membuat gelandang yang lain bisa mengejar mereka," tambah Nur Saelan.

Saat ini, lini tengah Indonesia U-19 ditempati delapan pemain. Artinya, ada empat pemain lain seperti Hendra Sandi, Alqomar Tehupelasury, Irfandy Al Zubeidy, dan Ichsan Kurniawan, yang bakal digenjot pada pelatnas tahap kedua di Yogyakarta mulai 8 Januari 2014.[tribun]