Demo Bonek - LENSAIN

Seputar Timnas - Aksi damai yang digelar seribu Bonek di Taman Bungkul, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/4/2013) pagi akan diikuti aksi-aksi berikutnya.

Aksi terdekat adalah memasang berbagai spanduk berisi dukungan untuk Persebaya dan perlawanan terhadap PSSI dan Menteri Pemuda dan Olah Raga, di berbagai sudut kota dan kampung-kampung di Surabaya.

"Kami menyerukan kepada arek-arek Bonek, rakyat Surabaya dan Jawa Timur, untuk melakukan perlawanan dari kampung-kampung. Pasang spanduk perlawanan terhadap orang-orang yang menzalimi Persebaya, Orang-orang yg berniat mengubur sejarah Persebaya," kata Andi Peci, salah satu Bonek asal Manukan, Surabaya.

"Buktikan bahwa semangat pemberani arek-arek Suroboyo itu masih ada dan akan tetap selalu ada sampai kapanpun," tambah Peci.

Aksi ini merupakan bagian dari perlawanan terhadap PSSI. Sebagaimana diketahui, hasil Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret 2013 telah melarang Persebaya yang saat ini berlaga di Liga Primer Indonesia untuk ikut unifikasi liga tahun 2014.

Pelarangan ini dinilai tak masuk akal oleh para Bonek. Pasalnya, hingga saat ini, Persebaya Surabaya berlaga di Liga primer Indonesia yang diakui secara resmi oleh federasi sepak bola internasional FIFA. "Ini penzaliman," kata Peci.

Peci berharap, aksi pemasangan spanduk perlawanan ini akan menjalar ke sejumlah kota di Jatim yang menjadi basis pendukung Persebaya. Di Jember, sebuah kota yang berjarak 200 kilometer dari Surabaya, Bonek akan menjawab seruan itu.

"Saya selalu siap jika teman-teman Bonek akan melakukan hal itu. Kami akan melawan orang-orang yang telah menzalimi Persebaya. Pilihannya hanya diam tertindas atau berani melawan, sebab perjuangan tidak mengenal kata lelah," kata Muche Muhammad, salah satu tokoh Bonek di Jember.

Muche menyebutkan beberapa lokasi yang bisa dipasangi spanduk perlawanan adalah area kota Jember dan Semboro, tempat kelahiran pemain andalan Persebaya Andik Vermansyah. Pentolan Bonek Semboro, Bayu, menyatakan, pihaknya siap mendukung Persebaya di kasta liga mana pun.

Selain itu, selama 1.927 jam ke depan, pengumpulan berbagai atribut dan pernik-pernik Persebaya akan terus dilakukan. Pernik-pernik ini akan dikirimkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, jika sudah mencapai jumlah 1.927 buah.[beritajatim]



 
Top