0
Ilustrasi - net
Seputar Timnas - Apalagi yang bisa dibanggakan dari sepak bola nasional. Sering kalah dan minim prestasi.Karut marut sepak bola Indonesia diperparah munculnya dualisme liga. Ada liga Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL). Akibat dualisme liga itu, timnas Indonesia sempat terpecah pula, timnas versi PSSI dan KPSI. Lengkap sudah amburadulnya sepak bola Tanah Air. 
Dampaknya, peringkat sepak bola Indonesia versi FIFA terus merosot. Dalam ranking terbarunya, Indonesia menempati urutan ke-170 dari 209 negara. Ini adalah peringkat terburuk Indonesia sepanjang sejarah.

Hasil peringkat itu keluar dua pekan setelah Indonesia kalah 1-2 dari Arab Saudi pada laga kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta. Kalau sudah begini, apalagi yang bisa dibanggakan.

Memilukan lagi, wajah-wajah buruk sepakbola Indonesia kerap mendapat perhatian media asing. Berikut beberapa kisah pilu sepak bola Indonesia:

1. Persibo kalah 0-8 di Hong Kong
Ini kisah terbaru wajah sepakbola Indonesia. Saat Persibo bertandang ke Hong Kong untuk menghadapi klub Sunray Cave JS Sun Hei berakhir memalukan. Klub asal Bojonegoro, Jawa Timur, itu kalah 0-8 dari Sunray Cave JS Sun Hei.

Dengan hanya membawa 12 pemain, Persibo datang ke Hong Kong seolah tanpa semangat. Alasan memboyong 12 pemain karena minimnya dana.
Saat bertanding, rupanya banyak pemain cedera. Akhirnya, Persibo tak punya pemain pengganti. Wasit Chaya Mahapab yang memimpin laga itu terpaksa menghentikan pertandingan saat laga berjalan menit ke-65.

Tentu saja sejumlah pemain Sunray marah. Kapten tim Sunray, Roberto Afonso Jr misalnya, ia yakin pemain-pemain Persibo tidak ada yang cedera. Afonso menuding, para pemain Persibo hanya enggan melanjutkan pertandingan. 

"Ini sangat memalukan. Semua tak ada yang percaya jika pemain mereka cedera," kata Alfonso seperti dilansir dari media South China Morning Post.

Sejumlah media lain di Hong Kong juga ramai-ramai memberitakan soal kejadian ini. Terkait kasus ini, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah menyelidiki pertandingan tersebut.

2. Gol ke gawang sendiri Mursyid Effendi
Kisah buruk ini terjadi di ajang Piala Tiger 1998 lalu di Ho Chi Minh City, Vietnam. Adalah Mursyid Effendi pelakunya. Ia melakukan gol bunuh diri ke gawang sendiri saat timnas Indonesia menghadapi Thailand.

Saat itu kedua tim sama-sama enggan menang karena ingin menghindari tuan rumah Vietnam di semifinal. Kedua tim sama-sama ingin bertemu dengan Singapura yang dianggap mudah dikalahkan. Pertandingan Indonesia versus Thailand ini dianggap mencoreng sportivitas.

Aksi gol bunuh diri Mursyid dilakukan pada menit ke-90. Dengan demikian, Thailand akhirnya menang 3-2. Thailand akhirnya berhadapan dengan Vietnam di semifinal.

Di semi final, Thailand akhirnya kalah lawan Vietnam. Sementara Indonesia juga kalah lawan Singapura. Justru di partai final Singapura membuat kejutan dengan mengalahkan Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Usai perhelatan laga, baik Indonesia dan Thailand akhirnya didenda USD 40.000. Sedangkan Mursyid dihukum 1 tahun tidak boleh bertanding di dalam negeri dan dilarang bermain di luar negeri seumur hidup. 

Atas insiden ini, Ketua Umum PSSI Azwar Anas saat itu malu melihat permainan timnas. Dia bahkan sampai mengundurkan diri.

3. Kematian pemain Persis Solo Diego Mendieta
Meninggalnya pesepakbola Diego Mendieta ternyata juga ramai diberitakan media Paraguay. Di negara asalnya, Diego Mendieta dilaporkan meninggal dalam kondisi gaji tak dibayar enam bulan.

Salah satu media yang memberitakan meninggalnya pemain Persis Solo versi PT Liga Indonesia itu adalah koran ABC Color. Media terkemuka di Paraguay itu mengutip pernyataan mantan agen Diego Mendieta, Helen Amaya. Menurut Helen, Mendieta meninggal karena sakit tipus.

Koran itu menulis, Mendieta datang ke Indonesia lima tahun lalu. Menurut Helen Amaya Diego sudah beberapa bulan tidak menerima gaji.

Media lain yang memberitakan kepergian Mendieta adalah koran La Nacion. Koran itu menulis lengkap profil Mendieta yang pernah bermain di klub terkenal Paraguay Cerro Porteno.

4. Wasit ditinju pemain
Perbuatan Pieter Rumaropen benar-benar tidak terpuji. Pemain Persiwa Wamena itu meninju wasit Muhaimin saat memimpin laga Persiwa versus Pelita Bandung Raya (PBR).

Pieter meninju karena tidak puas dengan keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti. Pieter meninju hidung Muhaimin hingga berdarah. Akibatnya, sang wasit dilarikan ke Rumah Sakit Halmahera. Wasit akhirnya digantikan wasit cadangan, Tabrani.

Akibat sikap tak terpujinya itu, Pieter diganjar kartu merah. Kartu merah diberikan langsung oleh Tabrani yang baru masuk menggantikan Muhaimin.

Kasus ini rupanya mendapat perhatian dari media asing. Adalah ESPN mengulas insiden ini, begitu juga koran Inggris Guardian. Menurut media itu, Muhaimin dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan di hidungnya tak kunjung berhenti. Laga itu juga sempat dihentikan selama 15 menit.

"Kasus ini sudah dibawa ke komite disiplin. Akan ada tambahan hukuman," kata manajer komunikasi ISL, Azwan Karim seperti dilansir dari ESPN.

5. Kalah 0-10 dari Bahrain di kualifikasi Piala Dunia
Tim Garuda pernah digilas Bahrain dengan skor jumbo, 0-10 di babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Timnas Indonesia tampil loyo di hadapan publik tuan rumah di Bahrain National Stadium, awal tahun 2012 lalu.

Indonesia mengawali laga itu dengan buruk. Kiper Samsidar mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran saat laga baru berjalan pada menit ke-3. Dari situ, kekuatan tim jadi timpang.
Berat badan Luis Manuel Blanco turun drastis
Kualitas sepakbola Indonesia mundur 100 tahun

Di babak pertama saja, Indonesia kebobolan empat gol tanpa balas. Di babak kedua, tuan rumah melesakkan enam gol.

Meski menang, Bahrain gagal melaju ke babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2014. Sebab, Bahrain yang berada di Grup E masih kalah satu poin dengan Qatar yang dalam pertandingan lain bermain imbang 2-2 menghadapi Iran.

Sementara Indonesia, apapun hasilnya tetap tidak lolos. Indonesia berada di posisi juru kunci dengan poin nol dari enam laga. Kekalahan ini diulas banyak media asing dan muncul tudingan pengaturan skor.[merdeka]


Post a Comment Blogger

Isi Komentar diluar tanggung jawab kami

 
Top