0
Pemain Persis versi IPL (net)

Seputar Timnas - Sejumlah pemain yang menjalani seleksi untuk pembentukan tim Persis versi Liga Indonesia (Liga) satu per satu 'menghilang'. Mereka sebagian besar adalah punggawa Persis versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Diduga kuat mereka memilih kembali ke klub lamanya, setelah managemen Persis LPIS akhirnya memutuskan untuk tetap mengikuti kompetisi musim depan.

Setidaknya ada empat pemain Persis LPIS yang tidak lagi menjalani seleksi di Persis versi Liga. Mereka adalah Ferry Anto, Yunet Hardiyanto, Imam Rochmawan, Asep Winarso. Mereka tidak lagi terlihat dalam ujicoba melawan klub lokal PS Mars di Lapangan Kwarasan. Di laga itu, tim seleksi Persis Liga menang 3-0.

Caretaker Persis Liga Agung Setyabudi mengakui, sejumlah punggawa Persis LPIS musim lalu sudah tidak ikut latihan seleksi untuk Persis versi Liga. "Mereka sudah pamit ke saya, mereka akan mencoba klub lain," kata Agung, Jumat (11/1/2013).

Agung tidak menyebut nama klub lain yang dimaksud. Namun, dugaan kuat mereka kembali ke klub Persis yang yang dibelanya musim lalu, Persis LPIS. Belum ada keterangan resmi dari mereka, kecuali Ferry Anto yang sudah terang-terangan kembali ke Persis LPIS. "Jika dua terus berlanjut, tentu saya akan lebih memilh tim yang saya bela musim lalu," ungkap pemain kelahiran Sukoharjo 12 Februari 1985.

Para punggawa Persis LPIS ini awalnya mengikuti seleksi Persis Liga karena tim yang dibelanya musim lalu berniat tidak membentuk tim serta tidak mengikuti kompetisi musim depan. Namun, setelah Persis LPIS berhasil menggaet sponsor utama, managemen akhirnya memberanikan diri membentuk tim dan siap mengikuti kompetisi season 2013. Latar belakang inilah yang membuat punggawa Persis LPIS cabut dari seleksi Persis Liga.

Manajer Persis versi Liga Totok Supriyanto enggan mengomentari para pemain seleksinya hengkang ke klub yang sama-sama berhomebase di Stadion Manahan tersebut. "Soal klub lain (Persis LPIS) saya tidak kewenangan untuk menanggapinya. Yang jelas kami tidak takut kehilangan pemain seleksi yang menyeberang ke klub lain," katanya.

Dia mengakui tidak punya hak untuk membentengi pemain seleksi untuk berpindah haluan ke klub lain. "Pilihan ada di tangan pemain sendiri untuk memilih klub yang diinginkannya. Jika ada tawaran dari klub yang lebih baik, ya silakan saja. Itu hak pemain," ungkapnya.
(okezone)


Post a Comment Blogger

Isi Komentar diluar tanggung jawab kami

 
Top